Mengubur Angan di Bumi Rusia untuk Lawan Radikalisme

Untuk apa sih aku susah-susah mengajak orang ikut membahas cara melawan radikalisme? Toh hidup di Jakarta saat ini nyaman dan aman saja. Apalagi, seharusnya saat ini aku sedang mempersiapkan keberangkatanku ke Rusia. Atas rahmat Allah SWT, aku diterima sebagai peserta FIFA World Cup International Media Expedition yang diselenggarakan organisasi pemuda binaan Kementerian Pemuda dan Olahraga Rusia. Selama tanggal 1-7 Juni, aku mendapat kesempatan menjelajah 4 kota tempat penyelenggaraan piala dunia.

Tapi di sisi lain, hatiku bergejolak. Aku sudah merencanakan talkshow bertema melawan radikalisme. Topik yang beberapa bulan ini aku liput di DPR. Begitu banyak fakta bergelimang soal maraknya paham radikalisme di kampus. Tentang pergeseran metode penyebaran ideologi ke kalangan muda. Tentang penetrasinya yang telah menembus akal sehat, mencincang hati nurani, membabat logika.

Harus diakui, aku sempat galau. Mana yang kupilih? Haruskah aku memilih meliput acara bergengsi? Aku pun akhirnya menyingkirkan egoku untuk sesaat, mengedepankan kepentingan orang banyak. Ada banyak pihak yang telah menyingkirkan egonya untuk berbukapuasa di acara ini, bukannya berakhir pekan dengan keluarga.

Aku kubur perlahan rasa bangga untuk menyaksikan persiapan gelaran kelas dunia di sejumlah kota di Rusia. Ekaterinburg, Samara, Rostov-on-Don, Sochi, Kazan, Volgograd, Kaliningrad, Nizhny, Novgorod, Saransk, St. Petersburg. Itulah kota yang seharusnya sedang bingung kupilih.

Tapi di kondisi darurat seperti sekarang, tidak ada rute yang lebih penting dari membumikan pembahasan soal radikalisme. Aku menyaksikan sendiri bagaimana mencekamnya Mako Brimob yang gelap karena serangan teroris. Bagaimana 5 orang polisi muda nyawanya melayang sia-sia. Di kawasan yang sama di hari berikutnya ada 2 orang mahasiswi diduga berusaha memberi makan dengan membawa gunting. Bersiap menyerang kalau dilarang masuk.

Aku tak bisa berharap semua pemuda sama khawatirnya denganku. Tetapi aku percaya, perbincangan soal melawan radikalisme perlu dibumikan, bukan lagi hal yang rumit untuk diperbincangkan, dan waktunya toleransi dikedepankan di bumi pertiwi.

Untuk kamu yang sudah mendaftar, percayalah kalian telah melewati satu tahap yang berfaedah. Sampai jumpa!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s